Ajax Amsterdam bermain imbang 2-2 melawan PSV Eindhoven pada pekan ke-32 Eredivisie di Stadion Johan Cruyff Arena, Minggu (3/5/2026). Hasil ini membuat posisi Ajax tertahan di peringkat empat klasemen sementara kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menuai kritik tajam atas performanya.
Duel klasik bertajuk De Topper antara Ajax Amsterdam menjamu PSV Eindhoven berakhir tanpa pemenang. Bertanding di depan pendukung sendiri, Ajax nyaris dipermalukan sebelum gol dramatis di masa injury time menyelamatkan wajah tuan rumah. Namun, sorotan negatif justru tertuju pada palang pintu terakhir mereka, Maarten Paes.
Drama Empat Gol di Johan Cruyff Arena
Laga baru berjalan 35 detik, gawang Paes sudah bergetar. Penyerang PSV, Ricardo Pepi, sukses memanfaatkan umpan matang Yarek Gasiorowski untuk membawa tim tamu unggul kilat. Gol cepat ini sempat meruntuhkan mental barisan pertahanan Ajax yang tampak belum siap mengantisipasi serangan balik lawan.
Ajax merespons dengan meningkatkan intensitas serangan secara masif. Menit ke-11, Anton Gaaei berhasil menyamakan kedudukan setelah menerima assist dari Mika Godts. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dalam tensi pertandingan yang sangat tinggi.
Memasuki babak kedua, PSV kembali memimpin lewat aksi Myron Boadu pada menit ke-77. Ajax yang pantang menyerah akhirnya memaksakan hasil imbang lewat gol kedua Mika Godts di penghujung laga. Tambahan satu poin ini belum cukup untuk mendongkrak posisi Ajax ke zona Liga Champions.
Statistik Pertandingan Ajax vs PSV
- Skor Akhir: Ajax 2-2 PSV Eindhoven
- Pencetak Gol Ajax: Anton Gaaei (11'), Mika Godts (90+2')
- Pencetak Gol PSV: Ricardo Pepi (1'), Myron Boadu (77')
- Penguasaan Bola: Ajax 54% - 46% PSV
- Rating Maarten Paes: 5 (Versi Voetbal Primeur)
Kritik Pedas Media Belanda untuk Maarten Paes
Meski Ajax terhindar dari kekalahan, media Belanda Voetbal Primeur memberikan rapor merah untuk Maarten Paes. Kiper yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia itu dinilai tampil tidak meyakinkan dan menjadi titik lemah dalam koordinasi pertahanan sepanjang laga.
"Paes tidak banyak melakukan penyelamatan, namun ia kebobolan dua kali. Ia terlalu pasif saat PSV mencetak gol pembuka dengan sangat cepat, dan kiper tersebut juga tidak sepenuhnya tanpa cela atas gol kedua Eindhoven. Terlebih lagi, ia terlihat sangat goyah saat menguasai bola," tulis Voetbal Primeur.
Kritik tersebut menyoroti kegagalan Paes dalam mengomandoi lini belakang saat gol pertama terjadi. Selain itu, distribusinya dari bawah dianggap sering membahayakan rekan setimnya sendiri. Penilaian angka 5 merupakan yang terendah di antara starting XI Ajax malam itu.
Peluang Kompetisi Eropa Menipis
Hasil imbang ini menahan Ajax di posisi keempat klasemen sementara Eredivisie dengan koleksi 55 poin. Dengan sisa dua pertandingan, peluang tim asuhan Francesco Farioli untuk menyalip Feyenoord di posisi kedua semakin kecil. Selisih tiga angka menjadi tantangan berat bagi raksasa Amsterdam tersebut.
Di sisi lain, hasil ini tidak mengubah status PSV Eindhoven yang sudah mengunci gelar juara sejak pekan ke-29. Fokus Ajax kini beralih untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan agar tidak terlempar dari zona lima besar di akhir musim nanti.
Ujian konsistensi berikutnya bagi Maarten Paes akan tersaji di pekan ke-33 saat Ajax bertandang ke markas lawan demi menjaga asa finis di posisi terbaik.