BATAM — Video Ketua DPRD Kepulauan Riau Iman Sutiawan mengendarai Harley-Davidson FXDR tanpa helm viral di media sosial, Sabtu (9/5/2026). Ia melintas dari Jalan Diponegoro hingga Jembatan Sei Ladi, masuk Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Batam. Reaksi publik pun meledak.
"Hari ini kita main, sekali-kali refreshing," ujar Iman dalam video yang sempat diunggah di akun pribadinya sebelum dihapus.
Politisi Partai Gerindra itu mengendarai moge bernomor polisi BP 6215 VF tanpa pelindung kepala. Tindakan ini bertolak belakang dengan kampanye keselamatan berkendara yang rutin digencarkan kepolisian di Kepri.
Harta Kekayaan Iman: Moge Tak Tercatat di LHKPN
Sorotan tak berhenti di pelanggaran lalu lintas. Publik menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Iman Sutiawan yang disetor ke KPK pada 26 Juli 2024. Hasilnya, Harley-Davidson yang ditungganginya tak muncul dalam daftar aset.
Dalam LHKPN itu, Iman melaporkan total kekayaan Rp 1,44 miliar setelah dikurangi utang Rp 938 juta. Rinciannya: tanah dan bangunan di Batam Rp 1,01 miliar, mobil Toyota Fortuner 2017 senilai Rp 380 juta, dan sepeda motor Yamaha NMAX 2018 seharga Rp 20 juta.
Tidak ada kendaraan roda dua dengan harga di atas Rp 600 juta yang tercatat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah moge itu milik pribadi, pinjaman, atau milik pihak lain?
LHKPN 2025 Belum Bisa Diakses Publik
Laporan harta kekayaan tahun pelaporan 2025 milik Iman Sutiawan juga belum bisa diakses melalui portal e-LHKPN KPK. Periode pelaporan tahunan berlangsung setiap 1 Januari hingga 31 Maret 2026.
Ketidakhadiran data terbaru membuat publik tak bisa memverifikasi apakah moge tersebut sudah masuk daftar harta setelah masa pelaporan terakhir.
Polisi Belum Beri Keterangan Resmi
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidaya belum memberikan pernyataan detail soal video viral ini. "Sebentar ya, Kasat Lantas sudah saya telepon, mohon waktu," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).
Hingga berita ini ditulis, Iman Sutiawan belum memberikan klarifikasi resmi terkait pelanggaran lalu lintas maupun status kepemilikan Harley-Davidson yang digunakannya.