Marco Bezzecchi Tak Tertekan Usai Rekor Kemenangan Diputus Alex Marquez di Jerez

Marco Bezzecchi finis kedua di MotoGP Spanyol 2026 setelah rekor kemenangan beruntun terhenti.
Penulis: Syahrial Hamid
Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:53:19 WIB

Pembalap Aprilia Marco Bezzecchi harus puas finis di posisi kedua pada MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez setelah kalah dari Alex Marquez, akhir pekan lalu. Hasil ini memutus rekor lima kemenangan beruntun Bezzecchi, namun ia menegaskan tekanan yang dirasakannya tidak berubah meski dominasinya berakhir.

Dominasi luar biasa Marco Bezzecchi di awal musim MotoGP 2026 akhirnya menemui titik henti. Pembalap andalan Aprilia tersebut harus mengakui keunggulan Alex Marquez dalam balapan sengit di Sirkuit Jerez, Spanyol. Meski gagal naik podium tertinggi, Bezzecchi tetap kokoh di puncak klasemen sementara.

Alex Marquez yang menunggangi motor Gresini Racing tampil sangat klinis sejak putaran pertama. Kemenangan Alex di Jerez tidak hanya memberikan poin penuh bagi Gresini, tetapi juga menahbiskan dirinya sebagai pemutus tren positif Bezzecchi yang sudah berlangsung sejak akhir musim lalu.

Patahnya Rekor Lima Kemenangan Beruntun

Sebelum menginjakkan kaki di Jerez, Bezzecchi adalah sosok yang sulit ditaklukkan. Ia menyapu bersih tiga seri pembuka MotoGP 2026 dengan kemenangan mutlak. Jika ditarik lebih jauh ke musim 2025, pembalap asal Italia ini sebenarnya mengantongi lima kemenangan beruntun, termasuk podium pertama di Portugal dan Valencia.

Performa impresif Bezzecchi musim ini sempat membuat publik memprediksi dominasi total Aprilia. Namun, Alex Marquez merusak skenario tersebut di seri pembuka tur Eropa. Bezzecchi finis di posisi kedua, sebuah hasil yang menurutnya tetap patut disyukuri mengingat ketatnya persaingan di grid MotoGP saat ini.

Statistik Marco Bezzecchi Menuju MotoGP Spanyol 2026

  • Kemenangan Beruntun 2026: 3 (Seri 1, 2, dan 3)
  • Kemenangan Akhir Musim 2025: 2 (Portugal dan Valencia)
  • Total Rekor Sebelum Jerez: 5 kemenangan beruntun
  • Hasil MotoGP Spanyol 2026: Podium kedua (P2)
  • Status Klasemen: Pemimpin klasemen sementara

Komentar Marco Bezzecchi Soal Tekanan

Banyak pihak menilai kekalahan dari Alex Marquez akan memberikan beban mental tambahan bagi Bezzecchi. Namun, sang pembalap menepis anggapan tersebut. Baginya, tekanan dalam balapan adalah hal yang konstan, tidak peduli apakah dia sedang menang atau kalah.

"Tidak, tetapi saya lebih suka finis pertama dan semua orang bertanya kepada saya, 'Anda telah menghasilkan 20 juta secara beruntun'. Tetapi pada akhirnya, tekanannya tetap sama," ujar Bezzecchi dikutip dari Crash.

Bezzecchi menjelaskan bahwa ketegangan di lintasan balap sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Menurutnya, perasaan yang dialami pembalap saat berada di garis start selalu identik, terlepas dari posisi grid maupun status rekor yang sedang dipertaruhkan.

"Maksud saya, ketika Anda berada di grid pada hari Minggu, Anda merasakan banyak tekanan, bahkan ketika Anda memulai dari posisi terakhir di grid, karena sensasi yang Anda rasakan di dalam tubuh Anda selalu sama dari balapan mini bike pertama hingga balapan MotoGP terakhir," ucap Bezzecchi menambahkan.

Menjaga Level di Seri Berikutnya

Kehilangan rekor kemenangan tidak membuat Bezzecchi berkecil hati. Ia justru merasa lega karena mampu menyelesaikan balapan di Jerez dengan hasil podium. Fokus utamanya kini adalah menjaga konsistensi agar tetap kompetitif di setiap seri tersisa musim ini.

"Jadi, tentu saja, itu adalah momen yang luar biasa bagi saya, tiga balapan pertama, memimpin semua putaran. Tetapi wajar jika pada suatu titik ini akan berakhir. Untungnya, kami mengakhirinya dengan baik, juga menjalani balapan yang bagus hari ini. Semoga, kita bisa mencoba mempertahankan level ini," tutur Bezzecchi.

Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini dipastikan semakin memanas setelah Alex Marquez membuktikan bahwa Bezzecchi bukan tanpa celah.

Reporter: Syahrial Hamid