170 Posyandu di Lingga Aktif Beri Layanan Kesehatan, Kabupaten Ini Jadi Kontributor Terbesar Kepri di Hari Posyandu Nasional 2026

Posyandu di Lingga aktif memberikan layanan kesehatan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal.
Penulis: Saifuddin Wahid
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:46:00 WIB

LINGGA — Prestasi ini tertuang dalam Surat Ketua Umum TP Posyandu Nomor: 003/SKR/POSYANDU.Pst/VI/2026. Seluruh posyandu yang terdata telah mempublikasikan kegiatan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif. Ia mengapresiasi peran aktif para kader, operator publikasi desa, pemerintah kecamatan, hingga antusiasme warga.

"Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Mulai dari kader Posyandu, operator desa, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat yang begitu antusias mendukung kegiatan Posyandu. Kabupaten Lingga membuktikan bahwa semangat pelayanan masyarakat di desa tetap kuat dan terus berkembang," ujarnya.

Peran Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan Desa

Posyandu selama ini menjadi garda terdepan layanan kesehatan di tingkat desa. Mulai dari imunisasi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui.

Di Lingga, seluruh posyandu yang berpartisipasi telah menjalankan enam SPM yang mencakup pelayanan ibu hamil, bayi, balita, anak prasekolah, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. Keaktifan ini menjadi indikator bahwa layanan dasar kesehatan berjalan di pelosok.

Komitmen Pemkab Lingga dalam Pembinaan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Lingga dinilai konsisten membina posyandu secara berkelanjutan. Dukungan diberikan melalui pelatihan kader, penyediaan alat kesehatan, serta koordinasi lintas sektor antara dinas kesehatan, kecamatan, dan desa.

Maratusholiha menambahkan, keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Pemerintah daerah optimistis capaian serupa bisa dipertahankan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

Inspirasi bagi Daerah Lain

Pencapaian Lingga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam membangun posyandu yang aktif, partisipatif, dan berkelanjutan. Semakin banyak posyandu yang berjalan optimal, semakin besar dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Provinsi Kepulauan Riau sendiri berhasil masuk lima besar nasional dalam peringkat Semarak Hari Posyandu Nasional 2026. Kontribusi Lingga yang mencapai lebih dari separuh total posyandu aktif di provinsi menjadi bukti bahwa semangat gotong royong di daerah kepulauan tetap terjaga. (Hendra)

Reporter: Saifuddin Wahid