TANJUNGPINANG — Kabut yang menyelimuti wilayah Kepulauan Riau sejak pagi hingga pukul 18.00 WIB, Senin, 28 September 2026, membuat jarak pandang terganggu dan menuntut kewaspadaan lebih dari para pengendara. Berdasarkan pantauan di lapangan, kabut masih terlihat hingga sore hari.

Kondisi tersebut dipicu sejumlah faktor cuaca. Pertama, kelembapan udara yang tinggi, ketika air hujan yang menguap atau menambah kandungan air di udara menaikkan tingkat kelembapan hingga mendekati titik jenuh. Kedua, penurunan suhu setelah atau saat hujan, yang membuat udara dingin dan lembap memicu pengembunan uap air menjadi kabut tipis di permukaan.

Faktor ketiga adalah kombinasi asap dan cuaca. Dalam beberapa kondisi, sisa uap air hujan atau kelembapan tinggi dapat bercampur dengan partikel lain di udara, seperti kabut asap kiriman, sehingga jarak pandang semakin terbatas.

Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan memang masih terpantau di wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir. Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Rayi Anggraeni, menyebut asap yang menyelimuti Batam pada Minggu, 27 September 2026, masih berkaitan dengan kiriman asap kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan, dengan jarak pandang tercatat sekitar dua hingga tiga kilometer dan kualitas udara masuk kategori tidak sehat berdasarkan konsentrasi PM2.5.

Sehari sebelumnya, Sabtu, 26 September 2026, BMKG mendeteksi dua titik panas di wilayah Kepulauan Riau, masing-masing di Batam dan Lingga. Meski demikian, keberadaan titik panas di Batam bukan satu-satunya faktor penyebab kabut asap, karena asap kiriman dari Kalimantan turut memengaruhi kondisi udara di wilayah tersebut.

Dalam kondisi jarak pandang terbatas, BMKG mengingatkan bahwa risiko kecelakaan lalu lintas dapat meningkat. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan saat melintas di wilayah dengan jarak pandang terbatas. Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau, termasuk Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kota Batam, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Natuna, masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dalam sepekan ke depan.

Reporter: HASANUDIN