Anambas - Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Munas Bogor Kabupaten Kepulauan Anambas, Dandi Andika, mengimbau masyarakat untuk tetap mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker, meski kabut asap di sejumlah wilayah Anambas mulai mereda menyusul turunnya hujan di beberapa kawasan. Menurutnya, kondisi tersebut belum bisa dijadikan alasan bagi masyarakat untuk bebas beraktivitas di luar ruangan.

Saat dikonfirmasi, Dandi mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kabut asap di lapangan dan membagikan informasi terkini kepada seluruh anggota serta masyarakat guna meminimalkan risiko kesehatan yang mengintai.

"Kami terus berkoordinasi bang, lewat grup-grup WA supaya anggota kita dapat informasi terkini," katanya.

Dandi menambahkan, hingga saat ini belum ada larangan resmi melaut dari instansi terkait. Meski demikian, ia tetap menyerukan anggotanya dan masyarakat untuk memakai masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap belum sepenuhnya pulih.

Di tempat terpisah, seorang nelayan kelong cumi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kabut asap belakangan ini membuat jadwal melautnya kerap batal. Ia menyebut tekong atau nakhoda kapalnya tidak berani mengambil risiko melaut di tengah kondisi kabut asap, mengingat aktivitas melaut kelong cumi biasa dilakukan pada malam hari.

"Tekong kami tak berani ambil risiko bang, soalnya kami ke laut kan malam hari," katanya saat diwawancarai.

Reporter: BOBI